New treads

Lirik dan terjemahan lagu Let Her Go | Passenger

Selamat siang guys,kali ini saya akan memposting Lirik lagunya Passenger yang berjudul Let Her Go. Nah pasti udah pernah dengerkan? Passe...

Minggu, 20 Maret 2016

Bagaimana cara membuat cerpen yang baik?

Assalamualaikum sobat pena dimanapun kalian berada,siang ini Naya mau sedikit berbagi tentang "CARA MEMBUAT CERPEN YANG BAIK". Nah udah pada tau kan apa itu cerpen? yups, Cerita pendek.
ok tanpa basa basi guys ,nih simak aja yah ^^

I. Pengertian Umum Cerpen Sebenarnya, tidak ada rumusan yang baku mengenai apa itu cerpen. Kalangan sasterawan memiliki rumusan yang tidak sama. H.B. Jassin –Sang Paus Sastra Indonesia- mengatakan bahwa yang disebut cerita pendek harus memiliki bagian perkenalan, pertikaian, dan penyelesaian. A. Bakar Hamid dalam tulisan "Pengertian Cerpen" berpendapat bahwa yang disebut cerita pendek itu harus dilihat dari kuantitas, yaitu banyaknya perkataan yang dipakai: antara 500-20.000 kata, adanya satu plot, adanya satu watak, dan adanya satu kesan. Sedangkan Aoh. KH, mendefinisikan bahwa cerpen adalah salah satu ragam fiksi atau cerita rekaan yang sering disebut  kisahan prosa pendek. Dan masih banyak sastrawan yang merumuskan definisi cerpen. Rumusan-rumusan tersebut tidak sama persis, juga tidak saling bertentangan satu sama lain. Hampir semuanya menyepakati pada satu kesimpulan bahwa cerita pendek atau yang biasa disingkat cerpen adalah cerita rekaan yang pendek. Dari beberapa buku dan uraian yang layak dijadikan pedoman, tampaknya pendapat pakar cerita pendek dunia, Edgar Allan Poe, sangat cocok menjadi panduan- karena secara teoritis ia memenuhi kriteria ilmiah, tetapi secara praktis ia dapat diaplikasikan. Pendapat yang dirinci Muhammad Diponegoro dalam bukunya Yuk, Nulis Cerpen Yuk disederhanakan sebagai berikut: Pertama, cerita pendek harus pendek. Seberapa pendeknya? Sebatas rampung baca sekali duduk menunggu bus atau kereta api, atau sambil antre karcis bioskop. Disamping itu ia juga harus memberi kesan secara terus-menerus hingga kalimat terakhir, berarti cerita pendek harus ketat, tidak mengobral detail, dialog hanya diperlukan untuk menampakkan watak, atau menjalankan cerita atau menampilkan problem. Kedua, cerita pendek mengalir dalam arus untuk menciptakan efek tunggal dan unik. Menurut Poe ketunggalan pikiran dan aksi bisa dikembangkan lewat satu garis dari awal sampai akhir. Di dalam cerita pendek tak dimungkinkan terjadi aneka peristiwa digresi. Ketiga, cerita pendek harus ketat dan padat. Setiap detil harus mengarus pada pada satu efek saja yang berakhir pada kesan tunggal. Oleh sebab itu ekonomisasi kata dan kalimat – sebagai salah satu ketrampilan yang dituntut bagi seorang cerpenis. Keempat, cerita pendek harus mampu meyakinkan pembacanya bahwa ceritanya benar-benar terjadi, bukan suatu bikinan, rekaan. Itulah sebabnya dibutuhkan suatu ketrampilan khusus, adanya konsistensi dari sikap dan gerak tokoh, bahwa mereka benar-benar hidup, sebagaimana manusia yang hidup. Kelima, cerita pendek harus menimbulkan kesan yang selesai, tidak lagi mengusik dan menggoda, karena ceritanya seperti masih berlanjut. Kesan selesai itu benar-benar meyakinkan pembaca, bahwa cerita itu telah tamat, sampai titik akhirnya, tidak ada jalan lain lagi, cerita benar-benar rampung berhenti di situ. Rumusan Poe inilah –saya sepakat dengan Korrie Layun Rampan- sesungguhnya yang cukup bisa mewakili pengertian cerita pendek secara umum. II. Karakteristik  Cerpen Gambaran umum karakteristik cerpen bisa ditangkap dalam rumusan Edgar Alan Poe, di atas. Untuk mempertegas perbedaan cerpen dengan novel, Ismail Marahimin, dalam Menulis Secara Populer menjelaskan bahwa cerpen memang harus pendek dan singkat. Sedangkan cerita rekaan yang panjang adalah novel. Apa ukuran panjang-pendek suatu cerpen itu? Jumlah halamannyakah? Jumlah kata-katanyakah? Menjawab hal ini, rumusan Poe cukup menjelaskan. Meskipun ada yang berpendapat jumlah katanya tidak lebih dari 10.000 kata (The Liang Gie). Ada yang membatasi jumlah katanya antara 500 – 30.000 kata (Helvy Tiana Rosa). Yang jelas, karakteristik utama cerpen adalah pendek dan singkat. Di dalam cerita yang singkat itu, tentu saja tokoh-tokoh yang memegang peranan tidak banyak jumlahnya, bisa jadi hanya seorang, atau bisa juga sampai sekitar empat orang paling banyak. Itu pun tidak seluruh kepribadian tokoh, atau tokoh-tokoh itu diungkapkan di dalam cerita. Fokus atau, pusat perhatian, di dalam cerita itu pun hanya satu. Konfliknya pun hanya satu, dan ketika cerita itu dimulai, konflik itu sudah hadir di situ. Tinggal bagaimana menyelesaikan saja. Karena pendeknya, kita biasanya tidaklah menemukan adanya perkembangan di dalam cerita. Tidak ada cabang-cabang cerita. Tidak ada kelebatan-kelebatan pemikiran tokoh-tokohnya yang melebar ke pelbagai hal dan masalah. Peristiwanya singkat saja. Kepribadian tokoh, atau tokoh-tokoh, pun tidak berkembang, dan kita tidak menyaksikan adanya perubahan nasib tokoh, atau tokoh-tokoh ini ketika cerita berakhir. Dan ketika konfik yang satu itu terselesaikan, kita tidak pula tahu bagaimana kelanjutan kehidupan tokoh, atau tokoh-tokoh, cerita itu. Dan karena jumlah tokoh terbatas, peristiwanya singkat, waktu berlangsungnya tidak begitu lama, kata-kata yang dipakai harus hemat, tepat dan padat, maka –diatara karakteristik cerpen- tempat kejadiannya pun juga terbatas, berkisar 1-3 tempat saja. Perlu ditegaskan bahwa cerpen bukan penggalan sebuah novel. BUKAN PULA sebuah novel yang dipersingkat. Cerpen itu adalah sebuah cerita rekaan yang lengkap: tidak ada, tidak perlu, dan harus tidak ada tambahan lain. Cerpen adalah sebuah genre atau jenis, yang berbeda dengan novel. Namun demikian, sebuah cerpen meskipun singkat tetap harus mempunyai tikaian dramatik, atau dalam bahasa The Liang Gie konflik dramatik, yaitu perbenturan kekuatan yang berlawanan. Baik benturan itu terlihat nyata ataupun tersamarkan. Sebab inilah inti suatu cerpen. III. Unsur-Unsur  Dalam  Sebuah Cerpen 1. Tema Yaitu gagasan inti. Dalam sebuah cerpen, tema bisa disamakan dengan pondasi sebuah bangunan. Tidaklah mungkin mendirikan sebuah bangunan tanpa pondasi. Dengan kata lain tema adalah sebuah ide pokok, pikiran utama sebuah cerpen; pesan atau amanat. Dasar tolak untuk membentuk rangkaian cerita; dasar tolak untuk bercerita. Tidak mungkin sebuah cerita tidak mempunyai ide pokok. Yaitu sesuatu yang hendak disampaikan pengarang kepada para pembacanya. Sesuatu itu biasanya adalah masalah kehidupan, komentar pengarang mengenai kehidupan atau pandangan hidup si pengarang dalam menempuh kehidupan luas ini. Pengarang tidak dituntut menjelaskan temanya secara gamblang dan final, tetapi ia bisa saja hanya menyampaikan sebuah masalah kehidupan dan akhirnya terserah pembaca untuk menyikapi dan menyelesaikannya. Secara tradisional, tema itu bisa dijelaskan dengan kalimat sederhana, seperti: 1. Kejahatan pada akhirnya akan dikalahkan oleh kebaikan. 2. Persahabatan sejati adalah setia dalam suka dan duka. 3. Cinta adalah energi kehidupan, karena itu cinta dapat mengatasi segala kesulitan. Dan lain sebagainya. Cerpen yang baik dan besar biasanya menyajikan berbagai persoalan yang kompleks. Namun, selalu punya pusat tema, yaitu pokok masalah yang mendominasi masalah lainnya dalam cerita itu. Misalnya cerpen “Salju Kapas Putih” karya Satyagraha Hoerip. Cerpen ini melukiskan pengalaman “aku” di negeri asing dengan baik sekali, tetapi secara tajam cerpen ini menyorot masalah moral. Tokoh “aku” dapat bertahan dari godaan berbuat serong karena pertimbangan moral. 2. Alur atau Plot Yaitu rangkaian peristiwa yang menggerakkan cerita untuk mencapai efek tertentu.  Banyak anggapan keliru mengenai plot. Sementara orang menganggap plot adalah jalan cerita. Dalam pengertian umum, plot adalah suatu permufakatan atau rancangan rahasia guna mencapai tujuan tertentu.  Rancangan tentang tujuan itu bukanlah plot, akan tetapi semua aktivitas untuk mencapai yang diinginkan itulah plot. Atau, secara lebih gamblang plot adalah –menurut Aswendo Atmowiloto-  sebab-akibat yang membuat cerita berjalan dengan irama atau gaya dalam menghadirkan ide dasar. Semua peristiwa yang terjadi di dalam cerita pendek harus berdasarkan hukum sebab-akibat, sehingga plot jelas tidak mengacu pada jalan cerita, tetapi menghubungkan semua peristiwa. Sehingga Jakob Sumardjo dalam Seluk-beluk Cerita Pendek menjelaskan tentang plot dengan mengatakan, “Contoh populer menerangkan arti plot adalah begini: Raja mati. Itu disebut jalan cerita. Tetapi raja mati karena sakit hati, adalah plot.” Dalam cerpen biasanya digunakan plot ketat artinya bila salah satu kejadian ditiadakan jalan cerita menjadi terganggu dan bisa jadi, tak bisa dipahami. Adapun jenis plot bisa disederhanakan menjadi tiga jenis, yaitu: Plot keras, jika akhir cerita meledak keras di luar dugaan pembaca. Contohnya: cerpen-cerpen Anton Chekov, pengarang Rusia legendaris, cerpen-cerpen Trisnoyuwono yang terkumpul dalam Laki-laki dan Mesiu, cerpen-cerpen Subagio Sastrowardoyo dalam kumpulannya Kejantanan di Sumbing. Plot lembut, jika akhir cerita berupa bisikan, tidak mengejutkan pembaca, namun tetap disampaikan dengan mengesan sehingga seperti terus tergiang di telinga pembaca. Contoh, cerpen Seribu Kunang-kunang di Manhattan karya Umar Kayam, cerpen-cerpen Danarto dalam Godlob, dan hampir semua cerpen Guy de Maupassant, pengarang Perancis menggunakan plot berbisik. Plot lembut-meledak, atau plot meledak-lembut adalah campuran plot keras dan lembut. Contoh: cerpen Krawang-Bekasi milik Gerson Poyk, cerpen Bulan Mati karya R. Siyaranamual, dan cerpen Putu Wijaya berjudul Topeng bisa dimasukkan di sini. Adapun jika kita melihat sifatnya, maka ada cerpen dengan plot terbuka, plot tertutup dan cempuran keduanya. Jadi sifat plot ada kalanya: Terbuka. Jika akhir cerita merangsang pembaca untuk mengembangkan jalan cerita, di samping masalah dasar persoalan. Tertutup. Akhir cerita tidak merangsang pembaca untuk meneruskan jalan cerita. Contoh Godlobnya Danarto. Campuran keduanya. 3. Penokohan Yaitu penciptaan citra tokoh dalam cerita.  Tokoh  harus tampak hidup dan nyata hingga pembaca merasakan kehadirannya. Dalam cerpen modern, berhasil tidaknya sebuah cerpen ditentukan oleh berhasil tidaknya menciptakan citra, watak dan karakter tokoh tersebut. Penokohan, yang didalamnya ada perwatakkan sangat penting bagi sebuah cerita, bisa dikatakan ia sebagai mata air kekuatan sebuah cerita pendek. Pada dasarnya sifat tokoh ada dua macam; sifat lahir  (rupa, bentuk) dan sifat batin  (watak, karakter). Dan sifat tokoh ini bisa diungkapkan dengan berbagai cara, diantaranya melalui: Tindakan, ucapan dan pikirannya Tempat tokoh tersebut berada Benda-benda di sekitar tokoh Kesan tokoh lain terhadap dirinya Deskripsi langsung secara naratif oleh pengarang 4. Latar atau Setting yaitu segala keterangan mengenai waktu, ruang  dan suasana dalam suatu cerita. Pada dasarnya, latar mutlak dibutuhkan untuk menggarap tema dan plot cerita, karena latar harus bersatu dengan teman dan plot untuk menghasilkan cerita pendek yang gempal, padat, dan berkualitas. Kalau latar bisa dipindahkan ke mana saja, berarti latar tidak integral dengan tema dan plot. Cerpen saya, Bayi-bayi Tertawa yang mengambil setting khas Palestina, dengan watak, budaya, emosi, kondisi geografi yang sangat khas Palestina tentu akan menjadi lucu jika settingnya dipindah di Ponorogo. Jelas bahwa setting akan sangat menentukan watak dan karakter tokoh. 5. Sudut Pandangan Tokoh Diantara elemen yang tidak bisa ditinggalkan dalam membangun cerita pendek adlaah sudah pandangan tokoh yang dibangun sang pengarang. Sudut pandangan tokoh ini merupakan visi pengarang yang dijelmakan ke dalam pandangan tokoh-tokoh bercerita. Jadi sudut pangan ini sangat erat dengan teknik bercerita. Sudut pandangan ini ada beberapa jenis, tetapi yang umum adalah: Sudut pandangan orang pertama. Lazim disebut point of view orang pertama. Pengarang menggunakan sudut pandang “aku” atau “saya”. Di sini yang harus diperhatikan adalah pengarang harus netral dengan “aku” dan “saya”nya. Sudut pandang orang ketiga, biasanya pengarang menggunakan tokoh “ia”, atau “dia”. Atau bisa juga dengan menyebut nama tokohnya; “Aisha”, “Fahri”, dan “Nurul” misalnya. Sudut pandang campuran, di mana pengarang membaurkan antara pendapat pengarang dan tokoh-tokohnya. Seluruh kejadian dan aktivitas tokoh diberi komentar dan tafsiran, sehingga pembaca mendapat gambaran mengenai tokoh dan kejadian yang diceritakan. Dalam “Sekelumit Nyanyian Sunda” Nasjah Djamin sangat baik menggunakan teknik ini. Sudut pandangan yang berkuasa. Merupakan teknik yang menggunakan kekuasaan si pengarang untuk menceritakan sesuatu sebagai pencipta. Sudut pandangan yang berkuasa ini membuat cerita sangat informatif. Sudut pandanga ini lebih cocok untuk cerita-cerita bertendens. Para pujangga Balai Pustaka banyak yang menggunakan teknik ini. Jika tidak hati-hati dan piawai sudut pandangan berkuasa akan menjadikan cerpen terasa menggurui. IV. Anatomi Cerita Pendek Setelah mengerti betul definisi cerpen, karakteristik cerpen dan unsur-unsur yang wajib ada dalam membangun cerpen, maka sejatinya Anda sudah sangat siap untuk menciptakan sebuah cerpen. Sebelum menulis cerpen ada baiknya anda mengetahui anatomi cerpen atau bisa juga disebut struktur cerita. Umumnya anatomi cerpen, apapun temanya, di manapun settingnya, apapun jenis sudut pandangan tokohnya, dan bagaimanapun alurnya memiliki anatomi sebagai berikut: Situasi (pengarang membuka cerita) Peristiwa-peristiwa terjadi Peristiwa-peristiwa memuncak Klimaks Anti Klimaks Atau, komposisi cerpen, sebagaimana ditandaskan H.B.Jassin dapat dikatakan sebagai berikut: Perkenalan Pertikaian Penyelesaian Cerpen yang baik adalah yang memiliki anatomi dan struktur cerita yang seimbang. Kelemahan utama penulis cerpen pemula biasanya di struktur cerita ini. Helvy Tiana Rosa selama menjadi pimred Annida dan melihat kelemahan mereka itu dan berkomentar, “Cerpenis-cerpenis pemula biasanya kurang memperhatikan proporsionalitas struktur cerita. Banyak di antara mereka yang berpanjang-panjang ria dalam menulis pembukaan cerpennya. Mereka menceritakan semua, seolah takut para pembaca tak mengerti apa yang akan atau sedang mereka ceritakan.  Akibatnya sering satu sampai dua halaman pertama karya mereka masih belum jelas akan menceritakan tentang apa. Hanya pengenalan dan pemaparan yang bertele-tele dan membosankan. Konflik yang seharusnya dibahas dengan lebih jelas, luas dan lengkap, sering malah disinggung sambil lalu saja. Pengakhiran konflik pun dibuat sekedarnya. Tahu-tahu sudah penyelesaian. Padahal inti dari cerpen adalah konflik itu sendiri. Jadi jangan sampai pembukaan cerpen menyamai apalagi sampai menelan konflik tersebut.” V. Agar Sebuah Cerpen Memiliki Daya Pikat Agar cerpen ada memikat pembaca, trik-trik berikut ini bisa dipertimbangkan baik-baik: Carilah ide cerita yang menarik dan tidak klise. Mengulang ide cerita semisal “Bawang Merah dan Bawang Putih” adalah pilihan yang kurang tepat, karena akan tampak sangat klise dan menjadi tidak menarik pembaca. Buatlah lead, paragraf awal dan kalimat penutup cerita yang semenarik mungkin. Alinea awal dan alinea akhir sangat mementukan keberhasilan sebuah cerpen. Alinea awal berfungsi menggiring pembaca untuk menelusuri dan masuk dalam cerita yang dibacanya. Sedangkan kalimat akhir adalah kunci kesan yang disampaikan pengarang. Kunci kesan ini sangat penting, karena cerpen yang memberikan kesan yang mendalam di hati pembacanya, akan selalu dikenang. Buat judul cerita yang bagus dan menarik. Sebagaimana buku, cerita yang bagus tidak semuanya dibaca orang. Salah satu penyebabnya adalah kalimat pembuka yang buruk dan judul yang mati, tidak menggugah rasa ingin tahu pembacanya. M. Fauzil Adhim dalam bukunya Dunia Kata menjelaskan beberapa hal yang seyogyanya diperhatikan dalam menulis judul; Pertama, judul sebaiknya singkat dan mudah diingat. Kedua, judul harus mudah diucapkan. Dan yang ketiga, kuat maknanya. Perhatikan teknik penceritaan. Teknik yang digunakan pengarang  menyangkut penokohan, penyusunan konflik. pembangunan tegangan dan penyajian cerita secara utuh.  Jangan sampai pembaca sudah jenuh di awal cerita. Untuk menghindari kejenuhan pembaca di awal cerita bisa kita gunakan teknik: in medias res (memulai cerita dari tengah) flash back  (sorot balik, penyelaan kronologis) Anton Chekov menyarankan : “Lipat dualah halaman pertama cerpenmu, lalu robek dua dan buang sobekan yang sebelah atas.” Buatlah suspense, kejutan-kejutan yang muncul tiba-tiba (bedakan dengan faktor kebetulan), jangan terjebak pada cerita yang bertele-tele dan    mudah ditebak. Cerpen harus mengandung kebenaran, keterharuan dan keindahan. Elizabeth Jolley, mengatakan, “Saya berhati-hati agar tidak membuat kesalahan. Sungai saya tidak pernah mengalir ke hulu.” Gabriel Garcia Marquez, sastrawan besar dari Kolumbia yang meraih novel itu berkata, “Pujian terbesar untuk karya saya tertuju kepada imajinasi, padahal tidak satu pun baris dalam semua karya saya yang tidak berpijak pada kenyataan.” Ingat bahwa setiap pengarang mempunyai gaya khas. Pakailah gaya sendiri, jangan meniru. Gunakan bahasa yang komunikatif. Hindari gaya berlebihan dan kata-kata yang terlalu muluk. Perhatikan setiap tanda baca dan aturan berbahasa yang baik, tetapi tetap tidak kaku. Jangan bosan untuk membaca dan mengedit ulang cerpen yang telah anda selesaikan. Akhirnya, saat Anda berniat menggoreskan pena menulis cerpen ingatlah pesan J.K. Rowling, siapa tahu ada manfaatnya, Mulailah menulis apa saja yang kamu tahu. Menulislah tentang pengalaman dan perasaanmu sendiri.  Lalu saat menulis cerpen ingat pesan Edgar Allan Poe, agar cerpenmu berbobot, Dalam cerpen tak boleh ada satu kata pun yang terbuang percuma, harus punya fungsi, tujuan dalam komposisi keseluruhan.

SELAMAT BERKREATIFITAS GUYS :)


Jumat, 18 Maret 2016

Assalamualaikum Wr.Wb sobat-sobat ,malam ini aku mau posting lirik lagunya Isyana yang lagi ngetrend loh,nih guys:



I don't want your money
Aku tidak menginginkan uang mu
Forget about that honey
Lupakan tentang itu sayang
I just wanna be with you
Aku hanya ingin ada bersamamu

Fancy things won't get me
Hal mewah tidak akan mendapatkan ku
Diamonds, there are plenty
Berlian, ada banyak
But there is only one of you
Tapi hanya ada satu dari kamu

Baby we could be together
Sayang, kita bisa selamanya
Nothing but your love forever
Tidak ada, namun ada cinta selamanya

[IV:]
I can be your lover
Aku bisa jadi kekasihmu
You can be my lover
Kamu bisa jadi kekasihku
I won't need nobody but you
Aku tidak butuh siapapun kecuali kamu

[V:]
Just the way that you move
Hanya dengan cara itu kamu bergerak
Shows me what you can do
Menunjukan apa yang bisa ku lakukan
I don't need you to prove
Aku tidak perlu kamu untuk membuktikan
Cause I already knew
Karena aku sudah tau
Give me love, give me love baby
Beri aku cinta, beri aku cinta sayang
I just need your love, need your love baby
Aku hanya butuh cintamu, cintamu sayang
 I don't need you to prove
Aku tidak perlu kamu untuk membuktikan
Just keep being you
Hanya tetap menjadi kamu

I dont need your flowers
Aku tidak butuh bungamu
Just your hours
Hanya waktumu
Baby you have bloomed in my heart
Sayang kamu telah tumbuh di hatiku

So many have tried to
Begitu banyak mencoba
But only you do
Tapi kamu hanya lakukan
Make me feel like this, yes you
Membuatku seperti itu, iya kamu
Baby we could be together
Sayang kita bisa bersama
Nothing but your love forever
Tidak ada, namun ada cinta selamanya

[IV:] , [V:]

Oh darling I think that we've made it
Oh bebep aku berpikir kita sudah berhasil
I dont need anything, believe it
Aku tidak butuh apa-apa, percayalah
My heart feels rich when you're near me
Hatiku merasa kaya ketika kamu sedang bersamaku
There is no emptiness
Tidak ada kekosongan

You spread your love and I can feel it
Kamu menaburkan cinta dan aku merasakannya
Deep in my soul
Jauh di dalam jiwaku
I see you've given me much more
Aku melihat kamu memberikanku lebih
Thank you for the greatest gift of all
Terimakasih atas hadiah terbesar di dunia

Jangan lupa Add aku yah Naya Putri Al_Mirzan

Kamis, 17 Maret 2016

Lirik lagu Let your hair down dan terjemahan



De-ah-boom-boom-boom-boom
De-ah-boom-boom-boom-boom
De-ah-boom-boom-boom-boom
De-ah-boom-boom-boom-boom

There she goes, there she goes, there she goes
Itu dia datang, itu dia datang, itu dia datang
There's nothing better than my beautiful woman
Tak ada yang lebih indah daripada perempuanku yang cantik
Even though, even though, even though
Meskipun, meskipun, meskipun
It's not always effort, we still fly together
Tak selalu berhasil, kita masih terbang bersama

III
To me you are more than just skin and bones
Bagiku kau lebih dari sekedar kulit dan tulang
You are elegance and freedom and everything I know
Kau adalah keelokan dan kebebasan dan segala yang kutahu

IV
So come on and..
Maka ayolah..
Kasih, biarkan rambutmu tergerai
Let me run my fingers through it
Ijinkanlah aku membelai-belainya
We can be ourselves now
Kita bisa jadi diri kita sendiri
Said go ahead, be foolish
Kubilang, teruskanlah, gila-gilaanlah
No one's on the clock now
Tak ada yang perlu buru-buru
Lying in this simple moment
Berbaring di saat sederhana ini
You ain't gotta worry now
Kau tak perlu kuatir
Just let your hair down
Biarkanlah rambutmu tergerai

De-ah-boom-boom-boom-boom
De-ah-boom-boom-boom-boom
De-ah-boom-boom-boom-boom

Tell me when, tell me when, tell me when
Beritahu aku kapan, beritahu aku kapan, beritahu aku kapan
When I can steal a, a sweet kiss right from you
Kapan aku bisa mencuri kecupan manis darimu
I'm diving in, I'm diving in, I'm diving in
Aku menyelam, aku menyelam, aku menyelam
The water's warm right here, here
Airnya hangat di sini, di sini

Lirik dan terjemahan lagu Let Her Go | Passenger


Selamat siang guys,kali ini saya akan memposting Lirik lagunya Passenger yang berjudul Let Her Go. Nah pasti udah pernah dengerkan? Passenger emang terkenal dengan lagunya yang lembut guys :3
Nah tanpa panjang lebar lagi nih Lirik nya ..

Well you only need the light when it's burning low
Kau hanya butuh cahaya ketika mulai meredup
Only miss the sun when it starts to snow
Hanya merindukan mentari saat mulai bersalju
Only know you love her when you let her go
Hanya tahu kau mencintainya saat kau membiarkannya pergi

Only know you've been high when you're feeling low
Hanya tahu kau sudah tinggi saat kau merasa rendah
Only hate the road when you’re missin' home
Hanya membenci jalan saat kau merindukan rumah
Only know you love her when you let her go
Hanya tahu kau mencintainya saat kau membiarkannya pergi
And you let her go
Dan kau membiarkannya pergi

Staring at the bottom of your glass
Menatap bagian bawah gelasmu
Hoping one day you'll make a dream last
Berharap suatu saat kau kan membuat mimpi terakhir
But dreams come slow and they go so fast
Namun mimpi datang begitu lambat dan dia pergi begitu cepat

You see her when you close your eyes
Kau melihatnya saat kau tutup matamu
Maybe one day you'll understand why
Mungkin suatu saat kau kan mengerti alasannya
Everything you touch surely dies
Semua yang kau sentuh mematikan

Well you only need the light when it's burning low
Kau hanya butuh cahaya ketika redup
Only miss the sun when it starts to snow
Hanya merindukan mentari saat mulai bersalju
Only know you love her when you let her go
Hanya tahu kau mencintainya saat kau membiarkannya pergi

Only know you've been high when you're feeling low
Hanya tahu kau sudah tinggi saat kau merasa rendah
Only hate the road when you’re missin' home
Hanya membenci jalan saat kau merindukan rumah
Only know you love her when you let her go
Hanya tahu kau mencintainya saat kau membiarkannya pergi
And you let her go
Dan kau membiarkannya pergi

Staring at the ceiling in the dark
Menatap langit-lagit dalam kegelapan
Same old empty feeling in your heart
Perasaan hampa yang sama mengisi hatimu
'Cause love comes slow and it goes so fast
Karena cinta datang begitu lambat dan itu pergi begitu cepat

Well you see her when you fall asleep
Kau melihatnya saat kau tertidur
But never to touch and never to keep
Namun tak pernah menyentuh dan tak pernah memiliki
'Cause you loved her too much
Karena cintamu padanya begitu banyak
And you dived too deep
Dan kau menyelam terlalu dalam

Well you only need the light when it's burning low
Kau hanya butuh cahaya ketika mulai redup
Only miss the sun when it starts to snow
Hanya merindukan mentari saat mulai bersalju
Only know you love her when you let her go
Hanya tahu kau mencintainya saat kau membiarkannya pergi

Only know you've been high when you're feeling low
Hanya tahu kau sudah tinggi saat kau merasa rendah
Only hate the road when you’re missin' home
Hanya membenci jalan saat kau merindukan rumah
Only know you love her when you let her go
Hanya tahu kau mencintainya saat kau membiarkannya pergi
And you let her go
Dan kau membiarkannya pergi

And you let her go (oh, oh, ooh, oh no)
And you let her go (oh, oh, ooh, oh no)
Dan kau membiarkannya pergi
Will you let her go?
Akankah kau membiarkannya pergi?

Well you only need the light when it's burning low
Kau hanya butuh cahaya ketika mulai redup
Only miss the sun when it starts to snow
Hanya merindukan mentari saat mulai bersalju
Only know you love her when you let her go
Hanya tahu kau mencintainya saat kau membiarkannya pergi

Only know you've been high when you're feeling low
Hanya tahu kau sudah tinggi saat kau merasa rendah
Only hate the road when you’re missin' home
Hanya membenci jalan saat kau merindukan rumah
Only know you love her when you let her go
Hanya tahu kau mencintainya saat kau membiarkannya pergi
And you let her go
Dan kau membiarkannya pergi

Well you only need the light when it's burning low
Kau hanya butuh cahaya ketika meredup
Only miss the sun when it starts to snow
Hanya merindukan mentari saat mulai bersalju
Only know you love her when you let her go
Hanya tahu kau mencintainya saat kau membiarkannya pergi

Only know you've been high when you're feeling low
Hanya tahu kau sudah tinggi saat kau merasa rendah
Only hate the road when you’re missin' home
Hanya membenci jalan saat kau merindukan rumah
Only know you love her when you let her go
Hanya tahu kau mencintainya saat kau membiarkannya pergi
And you let her go
Dan kau membiarkannya pergi

And you let her go
Dan kau membiarkannya pergi